Apapun mereknya, SUV tetap punya penggemar tersendiri di Indonesia.

Baik dengan penggerak dua roda atau empat roda, jenis mobil dengan kemampuan off road banyak peminatnya.

Ketika menyebut jenis SUV, di pasaran biasanya terdapat unit-unit yang harganya di atas rata-rata dibanding mobil jenis lain. Harga yang lebih tinggi ini sebagai kompensasi atas kemampuannya menjelajah medan off road baik skala ringan atau berat.

Sebenarnya ada banyak Mobil SUV Murah, dimana bukan hanya hadir dari satu merek, akan tetapi semua merek otomotif.

Harga yang lebih terjangkau ini tentunya juga melihat tahun pembuatan. Namun, dengan anggaran tidak lebih dari 100 juta, Anda bisa mendapatkan unit yang usianya belum terlalu tua.

Dari sekian banyak model, sebagian diantaranya masih terus diperbaharui hingga saat ini. Jelas, ketersediaan suku cadang bukan jadi masalah, apalagi soal gengsi. Rata-rata, dengan anggaran segitu mobil yang tersedia diproduksi di atas tahun 2000an.

Berikut ini deretan SUV bekas dengan harga di bawah 100 juta.

1. Nissan X-Trail Gen 1-2

Nissan X-Trail merupakan mobil kompak SUV yang diperkenalkan untuk kali pertamanya ke publik luas pada 2001 silam.

Seiring waktu, Nissan X-Trail kini sudah memasuki generasi ketiga dan dipertimbangkan sebagai SUV crossover berukuran sedang.

X-Trail secara global meluncur pada September 2000 di ajang Paris Motor Show. Di Indonesia, X-Trail generasi pertama hadir dengan 2 macam mesin bensin 4 segaris yaitu 2.0L QR20DE bertenaga 140 PS @ 6000 rpm dengan torsi 19,6 kgm @ 4000 rpm dan 2.5 L QR25DE bertenaga 180 PS @ 6000 rpm dengan torsi 25 kgm @ 4000 rpm.

Mesin 2.0L hanya tersedia dengan transmisi manual 5 percepatan, sedangkan mesin 2.5L hanya tersedia dengan transmisi otomatis 4 percepatan dengan penggerak 4x2 maupun 4x4.

Generasi kedua Nissan X-Trail diluncurkan pada ajang Geneva Motor Show bulan Maret 2007 dan mulai dijual Agustus 2007.

Di Indonesia, X-Trail generasi kedua tersedia 2 pilihan mesin bensin, yaitu 2.0L MR20DE bertenaga 102 kW (139 PS) @ 5200 rpm dengan torsi 198 Nm (20,2 kgm) @ 4400 rpm dan 2.5L yang berkode sama dengan generasi sebelumnya.

Untuk mesin 2.0L tersedia dengan transmisi manual 6 percepatan atau CVT, sedangkan mesin 2.5L hanya tersedia transmisi CVT.

2. Ford Escape Gen 1-2

Ford Escape diproduksi sejak 2000 dan saat ini telah memasuki generasi ketiga.

Mengusung platform yang sama, dan merupakan hasil kerja sama dengan Mazda, versi Mazda dari Ford Escape adalah mazda Tribute.

Mesinnya pun hasil pengembangan Mazda sementara mesin Ford hanya sebagai opsi.

Ford Escape generasi pertama di desain dengan konsep seperti truk, di mana sanggup membawa beban yang berat tapi tak melupakan faktor kenyamanan dalam berkendara.

Selain itu, Escape generasi pertama disematkan sistem AWD dan menggunakan suspensi independen dengan bodi monokok.

Untuk generasi kedua, yang diperkenalkan pada 2007, perubahan dilakukan Ford agar bisa bersaing dengan para kompetitor di segmen kompak SUV. Meskipun begitu, modelnya berbeda dengan Mazda CX-7 dan memiliki platform yang juga berbeda.

Produksi Escape generasi kedua akhirnya berakhir pada 2012.

Ford Escape tercatat menggunakan tiga jenis mesin dengan kapasitas berbeda, yakni mesin 2.0 liter, 2.3 liter dan 3.0 V6.

Semua varian mesin ini hadir pada model pertama / model prefacelift. Lantas opsi mesin 2.0 liter tidak lagi digunakan sejak pada tahun 2005 sedangkan mesin 3.0 V6 dihapuskan dari peredaran pada model facelift 2006.

Mesin Zetec 2.0 liter dengan konfigurasi 4 silinder segaris 16 katup mampu memproduksi daya hingga 130 HP pada putaran mesin 5.400 RPM dengan torsi puncak sebesar 183 Nm pada 4.500 RPM yang hanya dipasangkan dengan transmisi manual.

Mesin ini hanya digunakan selama 2 tahun tepatnya tahun 2003 dan 2004 lalu digantikan oleh mesin 2.3 liter.

Selanjutnya terdapat mesin Duratec 2.3 liter. Konfigurasinya masih sama seperti mesin sebelumnya tapi daya yang dihasilkan melonjak hingga 157 HP pada putaran 6.000 RPM dan torsi 200 Nm pada 4.000 RPM.

3. Honda CR-V Gen 1-2

SUV kompak ini awalnya diproduksi untuk menghadang laju penjualan Suzuki Escudo dan Kia Sportage.

Kenyamanan yang diterapkan benar-benar sempurna, hal ini dikarenakan penggunaan suspensi double wishbone pada bagian depan dan belakang. Meskipun telah memasuki usia yang tidak bisa dikatakan muda, namun desain secara keseluruhan tampilan mobil ini sangat kontemporer.

Tiga pilihan mesin yang dibuat tersedia untuk dijual secara lokal CR-V.

Dari tahun 1997 hingga awal tahun 1999, mesin yang B2OB 1,973cc dengan output tenaga 126 HP pada 5.400 RPM dan torsi 130 Nm pada putaran mesin 4,300rpm dibuat standar.

Mesin B2OB menekankan maksimalisasi torsi low-end. Revisi dilakukan pada pertengahan 1999 memiliki mesin B20Z.

Mesin yang diupgrade ini memilili tenaga 150 HP pada 6.300 RPM dan torsi 180 NM pada 4,500 RPM, mesin ini cukup bertenaga untuk menopang bobotnya yang tidak ringan, karena model sebelumnya yang kurang bertenaga.

Kedua mesin tersebut merupakan CRV versi CBU, sedangkan untuk versi CKD menggunakan mesin F20A yang banyak digunakan pada sedan Honda. Dua pilihan transmisi yang tersedia untuk pasangan untuk ketiga mesinnya, transmisi manual 5-speed dan transmisi otomatis 4-speed, yang berada di belakang kemudi.

Konsumsi bahan bakar : 6-8km / L (kota), 8-10km / L (luar kota)

Honda CRV Gen 2 dengan kode sasis RD4, dirilis pada tahun 2002 memiliki perbedaan yang signifikan dari generasi sebelumnya, yaitu penambahan panjang dan tinggi keseluruhan hingga beberapa inci.

Insinyur dari Honda memutuskan untuk membuat karakteristik mengemudi pada mobil ini lebih ke sporty.

Penumpang akan merasakan "hanya" sedikit kenyamanan dikarenakan suspensi yang digunakan pada bagian depan telah berubah menjadi lebih kaku.

Berbeda dengan gen sebelumnya yang menerapkan supensi double wishbone di keempat titik. Namun dengan perbedaan ini, handling yang akan Anda rasakan menjadi lebih baik, menikung di tikungan pun terasa lebih mudah.

Pada tahun 2002-2004, CR-V ini mendapatkan jatah satu pilihan mesin tunggal, mesin bensin K20A 1,998cc yang mampu menelurkan tenaga hingga 150 HP pada putaran 6.500 RPM dan torsi 194 Nm pada putara 4.000 RPM.

Lalu pada pertengahan 2004, pabrikan Honda menambah sebuah varian denan mesin bensin 2,354cc (2.4 liter) K24A1 yang memiliki tenaga 160 HP pada putaran 5.500 RPM dan torsi 222 Nm pada putaran 4.500 RPM.

Pada varian tambahan ini telah mengadopsi pengerak 4WD sedangkan varian lama yang mengusung mesin 2.0 liter masih berpenggerak roda depan saja.

4. Toyota RAV 4

SUV kompak milik Toyota ini melakukan debutnya di dunia pada tahun 1994, tepatnya untuk kawasan Eropa dan Jepang.

Sementara untuk kawasan lain baru dikenal setahun kemudian. Kini Toyota RAV4 sudah ada empat generasi dari pertama kali diperkenalkan.Mesin kompak Toyota memakai mesin 2.500cc 4 silinder Dual-VVT-I yang bisa menghasilkan tenaga 176 hp dan torsi 172 lb.ft.

Ada juga pilihan Toyota RAV4 dengan mesin 2.500cc 4 silinder VVT-i dengan ECO Mode.

Toyota Rav4 memiliki rataan konsumsi bahan bakar yang berada di angka 11,8 liter/100 kilometer untuk pemakaian dalam kota sementara untuk pemakaian mobil ke luar kota atau di jalan bebas hambatan mencapai 9,1 liter/100 km. Relatif irit untuk mobil sekelasnya