Biaya menjadi masalah utama ketika ingin melakukan transaksi jual beli. Apalagi ketika kamu sudah ingin memiliki mobil baru untuk bisa dibawa keliling kota.

Ada 3 cara yang bisa kamu gunakan untuk mendanai pembelian mobil kamu.

1. Melalui Sistem Gadai

Cara ini merupakan salah satu cara piilhan yang bisa kamu gunakan untuk membiayai pembelian mobil kamu. Buat kamu yang belum mengetahui bagaimana sistem penggadaian ada baiknya kamu perhatikan dulu mengenai penggadaian.

Sistem gadai ini berarti menjaminkan barang-barang berharga tertentu untuk akhirnya mendapatkan uang atau pendanaan dimana barang akan ditebus sesuai kesepakatan awal yang telah disepakati oleh pihak peminjam dan lembaga penggadaian tersebut.

Contohnya saja, kamu menggadaikan emas ke lembaga gadai untuk memperoleh uang dalam jumlah tertentu untuk akhirnya uang tersebut bisa kamu gunakan membeli barang yang lain yang lebih kamu butuhkan.

Sistem gadai seperti ini tentu saja mirip dengan pinjaman lain yang bisa kamu gunakan. Tetapi tentu saja jika kamu tidak bisa melunasi pinjaman, maka jaminan yang kamu telah berikan di awal akan menjadi milik lembaga gadai.

Ada banyak sekali lembaga gadai di Indonesia.

Salah satu lembaga gadai yang paling terkenal dan berada di bawah naungan pemerintahan Indonesia adalah Pegadaian.

Jadi secara resmi, pegadaian dibentuk oleh pemerintah Indonesia untuk dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan mereka melalui sistem gadai.

Selain Pegadaian, kamu juga bisa menemukan ada banyak sekali lembaga gadai swasta yang memberikan pinjaman serupa seperti Pegadaian.

Kalau kamu memang berniat untuk menggadai barang-barang berharga, pastikan bahwa kamu bisa membayarkan pinjaman yang diperlukan.

Buatlah perhitungan dasar mengenai pembayaran yang kamu bayarkan kepada lembaga gadai. Yang harus kamu ingat adalah sistem gadai akan memberikan kamu uang dengan tujuan membeli mobil tetapi dengan menjaminkan suatu barang berharga.

Ada baiknya jika kamu menggunakan mobil lama untuk digadai dengan tujuan membeli mobil baru.

Sehingga jika kamu tidak dapat lagi melunasi cicilan, maka mobil lama kamu akan ditahan oleh pihak lembaga gadai dan menjadi hak milik lembaga gadai.

2. Pinjaman Pribadi atau Car Loan

Sejatinya pinjaman ini menggunakan jasa dari Bank. Untuk membeli mobil sendiri kamu bisa menggunakan pinjaman kepada bank-bank yang telah menyediakan pinjaman jenis ini.

Hanya saja kamu harus bisa memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh Bank.

Biasanya bank akan melakukan pemeriksaan latar belakang ketika kamu melakukan pinjaman melalui bank.

Ada baiknya jika kamu melakukan pinjaman pada bank dimana kamu menabung karena akan memudahkan bank untuk memeriksa latar belakang finansialmu.

Pemeriksaan yang berkaitan dengan ini adalah apakah kamu menggunakan kartu kredit, bagaimana proses pembayaran kartu kredit kamu apakah lancar atau macet, serta pemeriksaan penggajian yang kamu miliki.

Mengajukan pinjamam mobil ke bank bukan berarti harus melakukan jumlah pinjaman sebesar biaya mobil.

Pikirkanlah jumlah pinjaman yang sesuai dengan kemampuan kamu dalam membayarkan cicilan perbulan kepada bank.

Jika kamu sudah memiliki tabungan dan sudah tidak sabar untuk melihat mobil idaman kamu bertengger di garasi, maka kamu dapat segera melakukan pinjaman untuk memenuhi biaya mobil kamu dari bank.

Katakan saja bahwa sekarang kamu sudah mengumpulkan sekitar 30% dari total biaya mobil kamu.

Maka untuk segera melakukan pembelian mobil kamu dapat melakukan pinjaman kepada bank sebesar 70% dari harga mobil yang ingin kamu beli.

Dengan menyiapkan terlebih dahulu uang muka yang ada, maka akan mengurangi beban kamu dalam membayar cicilan bulanan.

Selain itu kamu tidak akan dikenai bunga sebesar pinjaman 100%, melainkan hanya 70%. Mengurangi bunga berarti mengurangi pembayaran dan beban finansial kamu.

Utamakan mengetahui cara pembayaran cicilan kepada bank. Kalau kamu sudah memperhitungkan semuanya, sekarang kamu bisa mendapatkan mobil impian kamu, Carmudian.

3. Perusahaan Leasing

Pilihan lain untuk melakukan pembelian mobil adalah melalui perusahaan pembiayaan leasing non-bank.

Jika personal loan atau car loan mendapatkan pinjaman dari bank, maka pembiayaan ini berasal dari non-bank walaupun banyak dari perusahaan ini merupakan anak perusahan dari beberapa bank besar di Indonesia atau mendapat sokongan dari bank-bank tersebut.

Sebut saja BCA Finance, CS Finance, Adira Finance, Mega Finance dan masih banyak perusahaan pembiayaan lainnya.

Perbedaan antara pinjaman bank dengan perusahaan leasing adalah ketika kamu menggunakan jasa leasing memiliki prosedur berbeda dengan bank.

Leasing akan ‘membelikan’ mobil kepada kamu dimana kamu akan membayarkan cicilannya kepada leasing.

Pembiayaan melalui leasing akan sangat baik jika kamu menggunakan mobil tersebut untuk bisnis.

Melalui bisnis kamu akan mendapatkan pemasukan yang lebih pasti, sehingga kamu bisa melunasi cicilan kepada leasing tanpa harus menunggu gajian bulanan untuk membayarkan cicilan.

Untuk membayarkan cicilan, sama seperti melakukan pinjaman kepada bank.

Buatlah kalkulator finansial mu, buatlah ‘ruang’ gerak untuk keuangan kamu. Dengan menggunakan hitungan finansial yang kamu miliki, kamu akan terhindar dari kemacetan pembayaran terhadap leasing.

Pada dasarnya dengan mengikuti pembiayaan leasing atau melakukan pinjaman pada bank, kamu akan terikat kepada bank atau pihak pembiayaan secara hukum.

Hal ini juga dilakukan oleh pihak kedua tersebut untuk menjamin bahwa pendanaan yang mereka keluarkan tidak sia-sia dan akan kembali melalui pembayaran cicilan yang kamu lakukan setiap bulannya.

Cek bujet kalkulator berikut untuk bisa membantu kamu menghitung pengeluaran setiap bulannya.

Pertama-tama buatlah beberapa kolom dimana kamu akan menuliskan beberapa hal seperti jumlah pendapatan dan pengeluaran, termasuk untuk pengeluaran yang akan kamu pakai untuk pembayaran cicilan mobil.

  1. Kolom pertama kamu isikan dengan nama pengeluaran yang kamu bayarkan setiap bulannya.
  2. Kolom kedua adalah untuk pendapatan. Disini kamu akan menuliskan jumlah uang yang tersisa di akun bank milikmu.
  3. Kolom ketiga adalah yang sesuai dengan kondisi terbaru yang kamu alami. Masukkan pengeluaran terbaru yang akan kamu keluarkan setiap bulannya, bukan hanya kebutuhan bulanan yang rutin dibeli tetapi juga pembayaran bulanan lainnya termasuk cicilan mobil.

Contoh :

| Jenis Pengeluaran | Jumlah Uang | Pengeluaran Bulanan | | ---------- | ---------- | ---------- | | Gaji Bulanan | Rp________ | ____________ | | Cicilan Mobil | __________ | Rp________ | | Cicilan Kartu Kredit | Rp________ | Rp________ | | Kebutuhan Bulanan | Rp________ | Rp________ | | Tabungan | Rp________ | ________ | | Sisa | Rp____________ | ________ |

Dari sini kamu dapat mengetahui berapa sisa pendapatan kamu setiap bulannya dengan menghitung biaya yang kamu keluarkan.

Kamu dapat memilih untuk melakukan penghematan pada beberapa aspek, jika memang masih bisa mendapatkan ruang untuk mendapatkan penghematan.

Buatlah skala prioritas dari jenis pengeluaran, berikan tanda pada bagian prioritas utama hingga bagian yang tidak terlalu membutuhkan prioritas pembayaran.

Kamu harus melakukan penghitungan ini secara cermat. Salah penghitungan bisa membuat kesalahan fatal hingga menyebabkan kerepotan pada kamu di masa mendatang.

Nah, Carmudian sekarang saatnya memutuskan menggunakan pembiayaan seperti apa untuk membeli mobil impianmu.

Kamu dapat menggunakan pembiayaan melalui perusahaan leasing, pinjaman melalui bank atau bahkan melakukan penggadain barang berharga milikmu. Putuskan dengan bijak ya, Carmudian.