Ketika kamu membeli mobil apakah kamu tahu tentang asuransi?

Jika ya, apakah kamu juga tahu bahwa asuransi mobil bukan hanya memberikan proteksi pada mobil saat kecelakaan saja?

Di bawah ini Carmudi menyajikan 5 jenis asuransi mobil yang bisa kamu gunakan. Tapi kamu harus ketahui bahwa ada beberapa jenis asuransi yang memerlukan pengeluaran tambahan untuk bisa kamu gunakan.

Apa-apa saja ya kelima asuransi tersebut?

1. Tanggungan Kecelakaan (Collision Coverage)

Jenis asuransi ini hanya akan ditanggung jika kamu berada di dalam mobil yang sedang kamu kendarai dan diakibatkan oleh kamu sendiri.

Apabila kecelakaan ini mengakibatkan mobil yang kamu miliki hancur dengan biaya perbaikan mobil yang melebihi nilai mobil sendiri, maka asuransi ini dapat menanggung nilai mobil kamu.

Hanya saja mungkin asuransi ini tidak terlalu bermanfaat jika mobil kamu termasuk mobil lama atau tua karena asuransi ini tergantung nilai mobil kamu.

Tetapi, jika mobil kamu masih tergolong mobil baru atau tergolong mobil mahal maka asuransi ini cocok banget untuk kamu gunakan.

2. Tanggungan Komprehensif (Comprehensive Coverage)

Asuransi jenis ini akan sangat bermanfaat lho, Carmudian.

Misalnya saja kamu mengalami kecelakaan di luar dari kecelakaan yang terdaftar?

Anggap saja kamu lagi mudik dengan mobil sendiri dan kamu tidak sengaja menabrak seekor kerbau, atau mobil kamu tertimpa pohon? Apakah asuransi tadi bisa mencakup ini semua?

Kamu pasti bingung kan, Carmudian? Nah, disinilah tanggungan komprehensif dapat berguna.

Tentu saja tanggungan ini akan sangat cocok dengan kamu jika hal-hal seperti ini mungkin terjadi, asal kantong kamu kuat untuk menggunakan asuransi tambahan ini.

Kalau memang kamu harus menggunakan asuransi jenis ini, persiapkan dana yang lebih banyak ya, Carmudian.

3. Liability Insurance

Sama seperti collision coverage, kecelakaan ini akan ditanggung oleh pihak asuransi jika kamu mengalami kecelakaan dan diakibatkan oleh kamu juga, Carmudian.

Kondisi seperti ini khusus ditanggung oleh liability insurance.

Jenis asuransi mobil ini merupakan jenis asuransi dasar yang harus kamu ketahui.

Asuransi ini akan menanggung setiap perbaikan mobil serta jenis kerusakan properti yang disebabkan oleh kecelakaan, mencakup juga tagihan medis atas cedera yang dihasilkan oleh kecelakan tersebut.

Tetapi ada baiknya jika kamu menggunakan tipe asuransi ini dengan membayarkan biaya di atas jumlah minimum yang ditawarkan, hal ini untuk mencegah kamu mengeluarkan biaya tambahan atau biaya perawatan di luar dari tanggungan yang diberikan oleh pihak perusahaan.

Kamu pasti tidak ingin mengeluarkan biaya lagi sementara kamu sudah mengeluarkan biaya untuk asuransi kan, Carmudian?

4. Motorist Protection

Ada beberapa negara yang sudah menerapkan perlindungan terhadap pengemudi kendaraan.

Dimana setiap pengemudi mobil diwajibkan untuk memakai asuransi. Contohnya saja Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa.

Berbeda dengan kebanyakan negara di Asia, khususnya Indonesia. Kesadaran akan pentingnya asuransi membuat banyak sekali para driver tidak menggunakan asuransi mobil.

Sementara, asuransi ini akan membantu mereka yang mengalami kecelakaan untuk membiayai kerusakan yang diakibatkan baik secara fisik maupun properti.

Tetapi banyak sekali pengguna asuransi jenis ini hanya membayarkan pembayaran minimum saja, sehingga kerap kali para pelaku kecelakaan harus membayarkan biaya tambahan karena asuransi karena tidak cukup untuk menutupi biaya kecelakaan.

5. Personal Injury Protection

Jika beberapa jenis asuransi di atas tidak diharuskan untuk kamu gunakan sebagai pemilik mobil, maka asuransi ini adalah jenis asuransi yang harus kamu gunakan.

Seperti namanya personal injury protection dapat diartikan sebagai perlindungan kecelakaan terhadap diri sendiri.

Personal Injury Protection (PIP) ini berguna untuk memberikan biaya tambahan untuk menutupi kecelakaan yang terjadi kepada kamu sebagai pengemudi dan juga kepada para penumpang.

Beberapa negara memang sudah menyediakan asuransi mobil yang mencakup hal ini, tetapi sayangnya belum banyak negara yang menerapkan jenis asuransi mobil seperti ini.

Ada kemungkinan karena para pengguna asuransi mobil dipisahkan dengan pengguna asuransi jiwa yang sekarang ini sudah sangat menjamur.

Kedua asuransi malah bisa digabungkan untuk menanggung biaya yang akan keluar akibat kecelakaan yang terjadi. Dimana kedua asuransi akan memisahkan bagian-bagian apa saja yang mereka akan cover dan mana yang tidak.

5 jenis asuransi mobil di atas kerap kali ditemukan di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, negara-negara Uni Eropa dan juga Jepang serta Korea Selatan.

Beberapa asuransi di atas hanya bisa berlaku ketika pemerintah sudah dapat mengontrol jumlah populasi serta dapat memberikan penyuluhan yang tepat kepada masyarakat.

Tentu saja hal ini harus didorong dengan perekonomian yang memadai, karena tidak semua kalangan masyarakat dapat membayar biaya asuransi, bahkan tidak semua orang dengan mudah dapat membeli mobil.

Jika di Indonesia kamu sudah menemukan jenis asuransi mobil yang tepat, maka buatlah perhitungan biaya untuk membantu kamu menghitung pengeluaran yang benar.

Tetapi sebelum memilih asuransi yang tepat, perhitungkanlah demografi yang ada pada kota kamu.

Seperti cuaca dan juga iklim yang sering terjadi, kebanjiran, kebiasaan para pengguna motor di jalan raya.

Hal ini akan sangat membantu untuk menentukan jenis asuransi yang tepat untuk mobil kamu.

Jakarta sebagai contoh, memiliki pengguna motor yang sangat banyak dan lebih banyak dari pada pengguna mobil.

Kebiasaan para pengguna motor di jalan raya pun sangat memprihatinkan (bukan berarti pengguna mobil tidak lho, Carmudian).

Dari kebiasaan para pengguna jalan raya di Jakarta, akan sangat baik jika kamu menggunakan asuransi kecelakaan (collision coverage) dan juga personal injury protection, jika pihak asuransi juga menyediakan hal ini, Carmudian.

Nah, menurut kamu dari 5 jenis asuransi mobil yang ada, yang mana sih yang paling kamu butuhkan, Carmudian?