Pemahaman asuransi mobil ternyata belum menjadi sesuatu yang disadari oleh para pemakain asuransi ini. Seperti yang seharusnya anda ketahui sebagai pemilik mobil bahwa ada dua jenis asuransi, yang pertama adalah asuransi all-risk dan asuransi TLO. Pemahaman umumnya adalah asuransi all risk akan mencakup semua jenis kerusakan sedangkan TLO hanya sebagian tergantung seberapa parah kerusakan yang terjadi.

Tetapi pemahaman umum ini pun terkadang menjadi sumber kesalahan persepsi para pengguna. Ada banyak sekali orang yang memiliki persepsi yang salah ketika mereka mengambil jenis asuransi all risk maupun TLO. Berikut merupakan jenis anggapan-angapan umum yang salah mengenai asuransi mobil.

- Asuransi Membuat Harga Mobil Menjadi Mahal

Ketika anda memutuskan menjual mobil yang memiliki asuransi bukan berarti mobil tersebut akan memiliki harga yang mahal. Hal ini bukanlah penentu mobil mahal atau tidak. Beberapa hal yang menentukan harga sebuah mobil adalah tahun produksi, kondisi mobil dan juga performa mesin sedangkan asuransi tidak akan menjamin mobil anda harganya mahal. Asuransi hanya menjaga agar pengeluaran anda tidak banyak ketika terjadi sesuatu hal yang tak terduga. Pada dasarnya, ketika menjua mobil, maka secara otomatis asuransi yang anda gunakan akan ditutup oleh pihak asuransi, tentu saja setelah anda membuat laporan terlebih dahulu dengan pihak asuransi. Asuransi tidak bisa ditransfer kepada pembeli baru, tetapi harus dibuat kembali dari awal jika anda memutuskan menjual mobil. Asuransi hanya bisa dilanjutkan jika anda membeli mobil baru setelah menjual mobil lama.

- Asuransi Mobil Bisa Pindah Nama

Pada peraturan asuransi mobil tidak ada yang namanya bisa pindah nama. Misalkan ketika anda membeli mobil bekas dan memutuskan untuk melanjutkan asuransi mobil yang dimiliki oleh pemilik sebelumnya. Hal ini tidak akan bisa terjadi karena tidak ada yang namanya pindah nama. Jika anda berniat menjual mobil bekas milik pribadi, maka anda harus tahu anggapan umum yang salah mengenai asuransi mobil yaitu asuransi bisa dipindahnamakan. Tetapi anda bisa melanjutkan asuransi mobil lama terhadap mobil baru yang anda akan beli setelah menjual mobil lama.

- Full Coverage Tidak Berarti Full Coverage

Hmm.. Maksudnya apa ya, Carmudian? Coba anda simak, seandainya mobil yang anda miliki mengalami kecelakaan dan orang bertanya “Mobil anda ada asuransinya?” dan anda menjawab “Ya, mobil saya pakai full coverage.” Jangan kaget kalau kenyataannya apa yang anda maksud dengan full coverage tidak sama dengan apa yang dimaksud oleh pihak asuranasi. Ketika anda mengajukan klaim ternyata anda akan kaget bahwa tidak semua kerusakan akan dicover oleh pihak asuransi.

Sebagai pengguna asuransi jangan kaget kalau ternyata coverage yang anda terima tidak seperti apa yang anda bayangkan. Full coverage bukan berarti full coverage, artinya tidak semua bentuk kerusakan dan kecelakaan akan ditanggung oleh pihak asuransi. Telitilah saat akan menggunakan ‘full coverage insurance’. Tanyakan kepada pihak asuransi sejauh mana full coverage dapat membantu anda ketika mobil anda mengalami kecelakaan. Setidaknya anggapan umum yang salah mengenai full coverage bisa anda pahami.

- Rental Reimbursement

Pada pemakaian asuransi ada yang namanya Rental Reimbursement, dimana anda bisa mengajukan klaim jika terjadi kecelakaan saat orang lain mengendarai mobil Anda. Jangan kira ini juga selalu menjadi bagian dari asuransi yang anda gunakan, Carmudian. Ada banyak sekali anggapan bahwa pihak asuransi akan bersedia meng-cover klaim asuransi ketika mobil yang diproteksi mengalami kerusakan atau kecelakaan. Pada kenyataannya tidak semua jenis asuransi memberikan keistimewaan ini. Jadi pastikan kalau kemungkinan-kemungkinan seperti ini adalah bagian dari asuransi yang akan anda bayarkan setiap bulannya, untuk menghindari kerugian yang bisa saja anda alami di masa mendatang.

- Sejarah Berkendara Yang Buruk Tidak Akan Bisa Mengajukan Asuransi

Banyak orang memiliki sejarah berkendara yang tidak baik hingga benar-benar buruk. Orang yang memiliki sejarah berkendara sambil mabuk, ceroboh hingga sering mengalami kecelakaan dan hal lainnya memang terkadang mendapatkan kesulitan untuk mengajukan asuransi. Tetapi bukan berarti tidak bisa, Carmudian. Banyak jenis asuransi yang berani menerima pengajuan asuransi dengan sejarah seperti ini, bahkan ada yang berani menerima siapa saja yang mengajukan asuransi lho, Carmudian. Tetapi anda harus ingat satu hal, bahwa resiko yang diterima akan lebih tinggi sehingga anda harus terima kalau harus membayar biaya yang lebih tinggi daripada biasanya, mengingat resiko kecelakaan yang dialami sangat besar.

- Saya tidak perlu memberi informasi mengenai sejarah berkendara saat mengajukan asuransi

Memberitahukan segala informasi merupakan langkah yang baik ketika mengajukan asuransi. Termasuk ketika anda pernah mengalami kejadian buruk dengan berkendara. Memberikan semua informasi berarti memberitahukan kejadian apa saya yang pernah anda alami saat berkendara sehingga pihak asuransi dapat memberikan layanan dan pilihan asuransi terbaik kepada anda. Dalam beberapa kasus mungkin akan dikenakan biaya yang lebih tinggi daripada pada kasus umum. Tetapi anda bisa mendapat jenis pengajuan klaim yang lebih baik dengan kasus yang mungkin akan terjadi di masa mendatang.

- Saya tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan jika bukan saya penyebab mobil rusak

Ada lagi yang harus anda mengerti sebelum melakukan pengajuan asuransi, bahwa tidak semua biaya akan selalu dibayarkan oleh pihak asuransi. Biasanya aturan ini tertera pada surat perjanjian yang pertama kali ditandatangani oleh kedua belah pihak. Jadi berhati-hatilah sebelum menandatangani perjanjian asuransi, baca semua pasal perjanjian tidak akan merugikan anda, Carmudian.

Beberapa asuransi dapat mengharuskan anda untuk mengeluarkan biaya tambahan ketika sebuah kecelakaan terjadi. Contohnya saja ketika mobil yang anda miliki mengalami kecelakaan ketika dikendarai oleh orang lain. Untuk beberapa kerusakan, anda harus merogoh kocek kembali agar dapat menutupi biaya perbaikan pada kendaraan anda. Pengecekan hal-hal seperti ini pada pihak asuransi memiliki hasil yang sepadan untuk Anda menghindari kesalahpahaman yang sering muncul. Kesalahpahaman yang paling sering muncul adalah ketika orang menggunakan full coverage insurance, di mana si pengguna merasa bahwa semua jenis kerusakan pada mobil akan ditanggung oleh pihak asuransi.

Pada kenyataannya ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus diajukan untuk bisa melakukan pengajuan klaim asuransi. Ayo Carmudian, untuk menghindari kesalahpahaman seperti di atas, ayo baca kembali perjanjian asuransi yang telah anda tandatangani sebelumnya. Sadar akan benefit asuransi, harus sadar juga akan kesalahpahaman yang mungkin terjadi, Carmudian.