Anggapan setiap orang tentang asuransi, khususnya asuransi mobil adalah mendapatkan jaminan perlindungan 100% dari kejadian (kecelakaan, kerusakan atau kehilangan) yang menimpa mobil tersebut.

Itu wajar, karena memang itu yang diharapkan dari setiap nasabah asuransi.

Namun sayang sekali, pada kenyataannya tidak begitu.

Sebagai contoh, ketika anda menggunakan jasa asuransi TLO (Total Loss Only) yang dimana pihak asuransi akan memberikan perlindungan berupa penggantian atas mobil anda yang rusak parah (di atas 75%) atau hilang, maka pihak asuransi tidak akan mengganti sejumlah nilai total harga OTR mobil anda itu.

Seperti kita ketahui, pada setiap tahunnya mobil anda akan mengalami penyusutan nilai mobil atau biasa diketahui sebagai aktiva tetap.

Penyusutan nilai mobil ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor misalnya faktor teknis yakni rusak, aus, bencana alam, dll.

Atau faktor ekonomis yakni harga perolehan, nilai sisa, umur ekonomis dan metode penyusutan nilai mobil lainnya yang digunakan.

Dari penyusutan nilai mobil tadi maka kerugian yang dijamin oleh pihak asuransi atas mobil anda tidak akan 100% diganti.

Sebagai contoh kasarannya: Anda memiliki mobil dengan harga OTR sebesar Rp 200.000 pada tahun 2015 dan hilang pada tahun 2016.

Setelah anda klaim asuransi, maka pihak asuransi tidak akan memberikan ganti rugi sebesar OTR pada 2015, namun akan dihitung dulu besaran penyusutan nilai mobil anda, misalnya dapat hasil sebesar Rp 160.000 saja.

Tidak perlu khawatir lagi, kini perusahaan asuransi telah memiliki program perluasan polis asuransi mobil menyangkut penyusutan nilai mobil.

Pihak asuransi membuat sebuah program perluasan Guaranteed Auto Protection (GAP). dengan ini anda akan mendapatkan perlindungan 100% untuk nilai mobil anda.

Melalui program GAP ini perusahaan asuransi akan memberikan perlindungan menyeluruh terhadap biaya kerugian yang menimpa mobil anda.

GAP sendiri adalah program pemberian additional benefit kepada nasabah berupa perlindungan dalam bentuk garansi nilai harga mobil yang akan kembali ke nilai harga OTR pada saat pembelian awal. GAP ini merupakan perluasan dari asuransi unit.

Beberapa keunggulan dari asuransi GAP ini antara lain adalah:

  1. Manfaat tunai atas selisih nilai penggantian kendaraan, sesuai dengan dokumen pendukung yang sah.
  2. Perlindungan untuk seluruh tipe kendaraan penumpang dan pick up.
  3. Jangka waktu perlindungan disesuaikan dengan tempo pembiayaan (2-5 tahun)

Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak simulasi penghitungan klaim asuransi GAP.

Harga pembelian awal mobil Suzuki Ertiga: Rp 200.000.000 Harga pasar mobil pada saat terjadi klaim TLO : Rp 160.000.000

Kasus : Mobil dengan perlindungan asuransi GAP Harga pasar mobil pada saat terjadi klaim TLO (setelah mengalami penyusutan) : Rp 160.000.000 Selisih harga pembelian (manfaat dari asuransi GAP) : Rp 40.000.000 Maka total penggantian yang diterima oleh nasabah sebesar Rp 200.000.000 (seperti harga awal).

Demikian tadi penjelasan mengenai program perluasan asuransi GAP untuk mobil anda.

Bagi anda yang memiliki mobil pick up atau bahkan memiliki mobil akomodasi dari badan usaha yang anda miliki perluasan GAP ini mungkin akan sangat cocok untuk perlindungan aset anda tersebut.

Semoga bermanfaat dan selalu waspada akan kemungkinan yang dapat terjadi pada mobil anda.