Pernah memiliki pertanyaan mengenai apa saja yang bisa mempengaruhi perbedaan biaya asuransi mobil?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut perlu anda ketahui bahwa setiap orang yang menggunakan asuransi pasti memiliki tujuan yang berbeda-beda.

Tapi tujuan ini pasti selalu dipayungi oleh sesuatu yang sama yakni orang-orang cenderung ingin menjaga mobil mereka agar tetap terlindungi saat hal-hal yang tidak terduga terjadi, dalam hal ini adalah masalah biaya dan ‘pengobatan’ si kendaraan.

Ternyata ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi biaya asuransi yang anda gunakan. Apa saja kira-kira yang menjadi faktornya ya, Carmudian?

1. Usia, Jenis Kelamin dan Status

Siapa sangka ketiga hal yang banyak terdapat di kartu identitas diri ini mampu mempengaruhi biaya asuransi yang anda gunakan.

Dari mulai segi usia, jenis kelamin dan juga status perkawinan. Pihak asuransi akan memperkirakan usia para pemilik dan pengemudi mobil lalu menentukan biaya asuransi.

Jenis kelamin termasuk salah satu faktor yang ikut diperhitungkan, contohnya wanita lebih jarang mengalami kecelakaan daripada pria. Hmm.. Mungkin dikarenakan wanita lebih hati-hati dan telaten, Carmudian.

Satu lagi yang menjadi faktornya adalah status perkawinan, dari hasil penelitian saja mengatakan bahwa pria yang sudah menikah dan memiliki keluarga lebih jarang mengalami kecelakaan daripada pria yang masih single.

Wah, tentu saja harus hati-hati ya Carmudian, mereka kan harus menjaga keselamatan keluarganya juga.

Kalau pihak asuransi yang anda gunakan ternyata menggunakan 3 faktor ini untuk menentukan biaya asuransi, tidak ada salahnya jika anda menanyakan perbedaan harga yang ada.

2. Jenis Mobil Anda

Tentu saja jenis atau tipe mobil pun mempengaruhi asuransi yang akan diberikan.

Contohnya saja mobil seperti Toyota Highlander 2010, pemakaian kendaraan ini biasanya akan mendapatkan harga yang lebih murah karena berhubungan dengan tingkat keamanan pemakaian mobil dan juga tingkat pencurian yang jarang terjadi pada mobil tipe ini.

Tapi sebut saja mobil Honda Jazz atau mobil dengan tipe yang banyak sekali dipakai, karena rentan terhadap pencurian dan pembobolan, mobil ini biasanya memiliki harga asuransi yang lebih tinggi daripada tipe mobil lain yang jarang digunakan.

3. Lokasi Tempat Tinggal

Ternyata lokasi tempat tinggal pun menentukan harga asuransi yang harus dibayar.

Misalnya anda berlokasi di daerah suburban yang padat penduduk. Secara otomatis beban asuransi yang diberikan kepada anda akan lebih mahal.

Hampir mirip dengan poin kedua, hal ini dikarenakan lokasi yang padat penduduk membuat mobil yang anda miliki rentan terhadap pencurian dan juga terhadap pelaku pengrusakan.

Ada kemungkinan anda akan bolak-balik ke pihak asuransi karena banyaknya perlakuan seperti ini di lingkungan yang padat penduduk.

Sebaliknya, orang yang tinggal di daerah komplek yang keamanannya terjada cenderung akan membayar lebih rendah.

Daerah seperti ini biasanya memiliki pos jaga, kemanan yang terjamin dan jauh dari para pelaku pengrusakan. Hal ini masih masuk akal ya, Carmudian.

4. Jarak Tempuh Anda dan Waktu Tempuh

Jarak tempuh menjadi salah satu penentu harga asuransi mobil anda.

Orang yang sering melakukan perjalanan bisnis dengan membawa kendaraan roda empat serta jarak yang jauh, akan memiliki resiko terkena kecelakaan lebih besar daripada orang yang menempuh jarak yang pendek.

Jarak tempuh ini memiliki korelasi dengan resiko tadi, sehingga orang yang lebih sering menempuh perjalanan bisnis yang jauh akan dikenakan biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan jarak tempuh yang pendek.

Bukan hanya jarak tempuh tetapi waktu pun diperhitungkan.

Semakin lama anda di dalam sebuah perjalanan maka akan semakin besar pula resiko yang anda hadapi. Riwayat anda akan benar-benar diperiksa oleh pihak asuransi dan jangan kaget jika anda diberikan harga asuransi yang lebih mahal.

5. Tunggakan Kredit

Pihak asuransi biasanya akan memeriksa detail pembayaran kredit anda.

Orang dengan cicilan kredit yang lancar biasanya akan mendapatkan harga asuransi yang lebih murah daripada yang tidak.

Mengapa? Karena kredit yang lancar berarti orang tersebut memiliki kapabilitas dalam melakukan pembayaran yang juga lancar terhadap asuransi yang mereka tawarkan.

Penilaian ini menjadi salah satu penilalian utama yang dilakukan pihak asuransi.

Sedangkan orang dengan sejarah kredit yang tidak lancar biasanya akan dikenakan biaya yang lebih tinggi dikarenakan ada kemungkinan pembayaran yang juga tidak lancar.

Sama seperti pengajuan kartu kredit untuk keperluan sehari-hari, semua sejarah pembayaran anda akan dijadikan acuan untuk memutuskan menerima pengajuan kartu kredit anda atau tidak.

6. Driving Record

Driving record berarti rekam jejak anda selama mengemudi.

Jika anda cenderung sebagai orang yang ceroboh dan sudah sering menggunakan asuransi untuk memperbaiki kendaraan anda, maka bersiaplah untuk diberikan harga asuransi yang lebih mahal daripada yang tidak.

Sebaliknya, jika anda merupakan orang yang hati-hati dan hampir tidak pernah mendapat kecelakaan maka anda akan diberikan harga yang lebih murah.

7. Layanan Asuransi Tambahan

Menggunakan asuransi tambahan berarti adanya tambahan biaya bulanan untuk asuransi.

Memang menggunakan layanan tambahan berarti semakin banyak yang bisa anda cover jika terjadi kecelakaan atau kerusakan. Tetapi penggunaannya berimplikasi kepada biaya bulanan yang harus anda bayarkan.

Apakah Carmudian merasa biaya bulanan yang anda terima harganya mahal atau bahkan murah daripada orang lain?

Coba periksa hal-hal di atas, mungkin saja anda memiliki salah satu faktor yang mempengaruhi biaya asuransi.